Sabtu, 21 April 2012

Tugas SIMK : Algoritma dan Flowchart USM STAN


SOAL :
BUAT ALGORITMA DAN FLOWCHART UNTUK PROSES UJIAN SELEKSI MASUK STAN
(ASUMSI : NILAI RATA2 UJIAN SELEKSI MINIMAL 7,5 KHUSUS UNTUK UJIAN BAHASA INDONESIA MINIMAL 7 DAN JUMLAH MAHASISWA YANG DITERIMA MAKSIMAL 1.000

JAWAB :
>> ALGORITMA  PROSES USM STAN
1. Panitia membuka pendaftaran USM STAN dan membuat database peserta yang mendaftar
2. Panitia menyelenggarakan USM STAN
3. USM selesai, panitia mulai memproses lembar jawaban komputer (LJK) peserta
4. Panitia memasukan LJK peserta ke sistem penilaian
5. LJK peserta dicocokkan dengan data peserta
6. Sistem menyocokan jawaban peserta dengan kunci jawaban
7. Sistem menghitung nilai peserta
8. Nilai dihasilkan
9. Jika rata-rata nilai USM 7,5, maka lulus
10. Jika nilai USM B. Indonesia 7, maka lulus
11. Peserta yang lulus dengan peringkat 1 sampai 1000 diterima sebagai calon mahasiswa STAN
12. Panitia mempublikasikan kelulusan 

>> FLOWCHART PROSES PENILAIAN UJIAN SELEKSI MASUK STAN
Asumsi Flowchart : 
- Panitia telah memiliki database peserta ketika mendaftar
- Rata-rata nilai minimal ijazah telah ditentukan panitia ketika mendaftar USM, sehingga tidak ada peserta yang nilai rata-rata ijazahnya di bawah batas yang ditentukan panitia
- Penilaian jawaban telah disetting dalam sistem

Senin, 09 April 2012

Tugas SIMK : Korelasi GSM, CDMA, GPRS, 1G hingga 4G

GSM (Global System for Mobile Communication)

Global System for Mobile Communication disingkat GSM adalah sebuah teknologi komunikasi selular yang bersifat digital. GSM muncul pada pertengahan 1991 dan akhirnya dijadikan standar telekomunikasi selular untuk seluruh Eropa oleh ETSI (European Telecomunication Standard Institute).

Pengoperasian GSM secara komersil baru dapat dimulai pada awal kuartal terakhir 1992 karena GSM merupakan teknologi yang kompleks dan butuh pengkajian yang mendalam untuk bisa dijadikan standar.

 
Teknologi GSM banyak diterapkan pada komunikasi bergerak, khususnya telepon genggam. Teknologi ini memanfaatkan gelombang mikro dan pengiriman sinyal yang dibagi berdasarkan waktu,sehingga sinyal informasi yang dikirim akan sampai pada tujuan. GSM dijadikan standar global untuk komunikasi selular sekaligus sebagai teknologi selular yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia. 

Teknologi GSM menggunakan sistem Time Division Multiple Access (TDMA) yang membagi frekuensi radio berdasarkan satuan waktu. Teknologi ini memungkinkan untuk melayani beberapa panggilan secara sekaligus melakukan pengulangan-pengulangan dalam irisan waktu tertentu yang terdapat dalam satu channel radio, dengan alokasi kurang lebih delapan di dalam satu channel frekuensi sebesar 200 kHz per satuan waktu. Kelebihan dari GSM ini adalah interface yang tinggi bagi para provider dan penggunanya.

Secara umum, network element dalam arsitektur jaringan GSM dapat dibagi menjadi :

a. Mobile Station (MS)

Mobile Station atau MS merupakan perangkat yang digunakan oleh pelanggan untuk melakukan pembicaraan. Terdiri atas :
  • Mobile Equipment (ME) atau handset : Perangkat GSM yang berada di sisi pengguna atau pelanggan yang berfungsi sebagai terminal transceiver (pengirim danpenerima sinyal) untuk berkomunikasi dengan perangkat GSM lainnya.
  • Subscriber Identity Module (SIM) atau SIM Card : Kartu yang berisi seluruh informasi pelanggan dan beberapa informasi pelayanan. ME tidak akan dapat digunakan tanpa SIM didalamnya, kecuali untuk panggilan darurat. Data yang disimpan dalam SIM secara umum, adalah: - IMMSI (International Mobile Subscriber Identity), merupakan penomoran pelanggan.
  • MSISDN (Mobile Subscriber ISDN) : Nomor yang merupakan nomor panggil pelanggan.
b. Base Station Sub-system (BSS)

Base Station System atau BSS, terdiri atas :

  • BTS Base Transceiver Station : Perangkat GSM yang berhubungan langsung dengan MS dan berfungsi sebagai pengirim dan penerima sinyal.
  • BSC Base Station Controller : Perangkat yang mengontrol kerja BTS-BTS yang beradadi bawahnya dan sebagai penghubung BTS dan MSC
c. Network Sub-system (NSS)

Network Sub System atau NSS, terdiri atas :
  • Mobile Switching Center atau MSC : Sebuah network element central dalam sebuah jaringan GSM. MSC sebagai inti dari jaringan seluler, dimana MSC berperan untuk interkoneksi hubungan pembicaraan, baik antar selular maupun dengan jaringan kabel PSTN, ataupun dengan jaringan data.
  • Home Location Register atau HLR : Berfungsi sebagai sebuah database untuk menyimpan semua data dan informasi mengenai pelanggan agar tersimpan secara permanen.
  • Visitor Location Register atau VLR : Berfungsi untuk menyimpan data dan informasi pelanggan.
  • Authentication Center atau AuC : Diperlukan untuk menyimpan semua data yang dibutuhkan untuk memeriksa keabsahaan pelanggan. Sehingga pembicaraan pelanggan yang tidak sah dapat dihindarkan.
  • Equipment Identity Registration atau EIR : Memuat data-data pelanggan.
d. Operation and Support System (OSS)

Operation and Support System atau OSS, merupakan sub sistem jaringan GSM yang berfungsi sebagai pusat pengendalian, diantaranya fault management, configuration management, performance management, dan inventory management.

Secara bersama-sama, keseluruhan network element di atas akan membentuk sebuah PLMN (Public Land Mobile Network).